Belanja Pahala?
Assalamualaikum, Wr. Wb.
Its been a while ((again)) since my latest post. Random post exactly. Yang bisa buat saya merasa kasihan dengan mereka.
Kalian pernah nggak? Ingin sedekah karena merasa kasihan tapi orang itu saat di beri oleh kalian, menolak dengan alasan, "saya nggak butuh dikasihani karena saya bukan pengemis". Yah, begitulah.
Akhir-akhir ini, saya sedang sibuk mengejar cita-cita, halah. Tempatnya jauh. Saya harus pulang-pergi dari Banyuwangi ke Semarang. Saya melewati jalur pantura dan there it comes, saat ayah saya mengisi bahan bakar untuk mobil, saya melihat ini.
Saat itu di daerah Kabupaten Tuban. Yah you can see what did she do there. Beliau berjualan makanan tradisional seperti pisang rebus, nagasari, kucur, dan lain-lain. Terus yang jadi masalah apa dong? Karena saya orangnya gampang tersentuh /?, jadi saya merasa kasihan dengan beliau. Duduk diam menunggu pembeli yang tidak kunjung mampir untuk menghabiskan dagangannya. Karena jajanan tradisional itu tidak bisa awet lama. Keadaan makanan tradisional yang gampang berkeringat jika kena panas terik, apalagi saat itu jalur pantura sedang panas-panasnya, dan lalat yang terbang kesana-kemari, membuat beliau terpaksa melindungi jajanan tersebut dengan mengibaskan selendang yang beliau kenakan. Mungkin di foto itu tidak terlihat jelas.
Saya langsung teringat omongan Ustadz YM di instagram, membantu itu tanpa pamrih. Lakukanlah dengan ikhlas dan niat yang mantap di awalnya. Simple, dengan membeli dagangan beliau, beliau pasti senang. Tak apa jika itu bukan kesukaan kita, karena jaman sekarang sukanya nongkrong dan makan makanan di cafe atau restoran mewah, setidaknya dengan membeli sebanyak mungkin, secara tidak sengaja, kita juga belanja pahala karena beliau senang dengan apa yang kita perbuat. Ya mungkin berlebihan, tapi saya mengasumsikan seperti itu. Atau, bisa dibilang, kita secara tidak langsung sudah bersedekah sebanyak dua kali. Yang pertama kepada beliau, yang kedua kepada orang-orang yang kita beri jajanan tradisional tersebut.
Sedekah itu simple, yang penting dengan niat dan tulus ikhlas. InsyaAllah pasti akan ada ganjarannya sendiri dari Allah.
Jika hingga saat ini, hati masih belum terketuk untuk membantu saat melihat hal-hal yang seperti itu, ingatlah bahwa bersedekah itu berkahnya tak terhingga. Apalagi di pasar tradisional. Janganlah kalian membeli dari beliau dengan harga semurah-murahnya, sedangkan di supermarket saja kalian tidak protes dengan harga yang tidak bisa di tawar. Lebihkan, karena sesungguhnya sedekah itu sangat mudah.
Nb : Quick post, maaf bahasanya agak nyeplos. Brb mau ambil ijazah di sekolah.
Comments
Post a Comment